H-1 Hari Jadi Kabupaten Sumenep, Warga Masalembu Dapat Kado Pahit: Kantor Kecamatan Roboh

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: kondisi kantor kecamatan Masalembu yang ambruk.

Foto: kondisi kantor kecamatan Masalembu yang ambruk.

SUMENEP, detakkota.com – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, warga Kecamatan Masalembu justru mendapat kado memprihatinkan. Kantor Kecamatan Masalembu roboh pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, tepat sehari sebelum peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep.

Peristiwa tersebut, menjadi sorotan sekaligus memunculkan pertanyaan serius mengenai kondisi pemeliharaan aset pemerintah di wilayah kepulauan.

Bangunan yang semestinya menjadi pusat pelayanan administrasi masyarakat itu, justru roboh di tengah harapan warga terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Berdasarkan penuturan salah seorang warga, robohnya bangunan tersebut bukan disebabkan faktor cuaca ekstrem, melainkan diduga akibat kondisi bangunan yang sudah termakan usia.

Baca Juga:  Gedung Hibah Pemkab Sumenep Untuk Polresta ‘Berganti Wajah’, DPUTR Buka Fakta

“Robohnya kantor Kecamatan Masalembu bukan faktor cuaca, tapi karena termakan usia. Pertanyaannya, apa yang dikerjakan mantan Camat Auzai? Ke mana anggaran rehab selama ini?” ungkap warga tersebut. Jumat (30-10-2026). 

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana pemeliharaan dan pengawasan terhadap bangunan kantor kecamatan selama bertahun-tahun. Apalagi, kantor tersebut merupakan fasilitas pemerintahan yang memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Sorotan warga tidak hanya mengarah kepada mantan Camat Masalembu, tetapi juga kepada camat Masalembu definitif saat ini, yang kebetulan sebelum menjabat camat yang bersangkutan menjadi Sekcam Masalembu.

Baca Juga:  Anggaran Haul Raja-Raja Madura Dipertanyakan, Benarkah OPD Harus Tanggung Konsumsi Sendiri?

Warga mempertanyakan apakah selama masa kepemimpinan Auzai bersama Ainul Yakin pernah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan, termasuk pengusulan rehabilitasi apabila ditemukan kerusakan yang berpotensi membahayakan.

Jika kondisi bangunan memang telah mengalami kerusakan akibat usia, seharusnya hal tersebut menjadi perhatian serius melalui pemeliharaan rutin maupun pengajuan anggaran rehabilitasi kepada pemerintah daerah.

Robohnya kantor kecamatan ini pun menjadi alarm bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan pemeliharaan aset daerah.

Di tengah momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep, masyarakat Masalembu justru harus menyaksikan fasilitas pemerintahan yang seharusnya menjadi kebanggaan pelayanan publik roboh.

Baca Juga:  Jalan Berlubang di Sumenep Tak Seindah Bantuan Gubernur Jatim, Volume Bantuan Jadi Sorotan

Kini, publik menunggu penjelasan dari mantan Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman, Camat Masalembu saat ini Ainul Yakin, serta Pemkab Sumenep terkait riwayat pemeliharaan bangunan, pengajuan rehabilitasi, dan alokasi anggaran yang pernah diperuntukkan bagi kantor kecamatan tersebut.

Jangan sampai robohnya kantor pelayanan publik ini hanya menjadi peristiwa sesaat tanpa evaluasi. Sebab, persoalan yang lebih besar bukan sekadar bangunan yang roboh, melainkan bagaimana pengelolaan aset pemerintah selama ini dilakukan dan siapa yang bertanggung jawab atas pemeliharaannya.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapus Masalembu Masih Bungkam, Bupati dan Kadinkes Jangan Tinggal Diam
Bupati Wajib Tahu, Dua Persoalan Membelit Kapus Masalembu, PMT Dipersoalkan, Disiplin ASN Disorot
Pengelolaan PMT Puskesmas Masalembu Dipertanyakan, Pejabat Gizi Mengaku Tak Dilibatkan Sepanjang 2026
Anggaran Haul Raja-Raja Madura Dipertanyakan, Benarkah OPD Harus Tanggung Konsumsi Sendiri?
Surat Undangan Haul Raja Madura Dipertanyakan, Sekretariat Daerah Sumenep Dituding Tidak Cermat Susun Administrasi
Antrean Mobil di SPBU Kolor Dikeluhkan, Pengguna Jalan Soroti Antrean Memakan Separuh Jalan
E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dipersoalkan, Siapa yang Diuntungkan?
E-Voting Pilkades Sumenep 2027 Dipersoalkan, Siapa yang Diuntungkan?

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:59 WIB

Kapus Masalembu Masih Bungkam, Bupati dan Kadinkes Jangan Tinggal Diam

Minggu, 1 November 2026 - 17:07 WIB

Bupati Wajib Tahu, Dua Persoalan Membelit Kapus Masalembu, PMT Dipersoalkan, Disiplin ASN Disorot

Minggu, 1 November 2026 - 12:42 WIB

Pengelolaan PMT Puskesmas Masalembu Dipertanyakan, Pejabat Gizi Mengaku Tak Dilibatkan Sepanjang 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Surat Undangan Haul Raja Madura Dipertanyakan, Sekretariat Daerah Sumenep Dituding Tidak Cermat Susun Administrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:20 WIB

H-1 Hari Jadi Kabupaten Sumenep, Warga Masalembu Dapat Kado Pahit: Kantor Kecamatan Roboh

Update News

Opini

Hari Jadi-Jadian: Kolaborasi Atau Akal-Akalan Anggaran?

Selasa, 3 Nov 2026 - 05:05 WIB

Opini

BISMILLAH NGAUT

Senin, 2 Nov 2026 - 17:55 WIB