Proyek Ugal-ugalan, Ketua AWDI Sumenep Warning CV. Gudang Satu

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: kondisi proyek batuan-matanair

Foto: kondisi proyek batuan-matanair

SUMENEP, detakkota.com – Sorotan terhadap proyek rekonstruksi Jalan Batuan–Matanair di Kecamatan Rubaru semakin menguat. Setelah dugaan pekerjaan dilakukan secara ugal-ugalan dan tidak sesuai spesifikasi mencuat, Ketua Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Sumenep berikan peringatan keras kepada pelaksana proyek, yakni CV. Gudang Satu.

Ketua AWDI Sumenep menegaskan, proyek senilai Rp2.571.669.000 yang dibiayai APBD 2026 bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan menggunakan uang rakyat yang wajib dipertanggungjawabkan kualitasnya.

Baca Juga:  Pulau Kangean, “Surga” Motor Bodong di Sumenep? Polresta Sumenep Diminta Bongkar Jaringan

“Jangan jadikan proyek pemerintah sebagai ajang mencari keuntungan dengan mengorbankan mutu pekerjaan. Jika benar dikerjakan asal-asalan, maka CV. Gudang Satu harus siap bertanggung jawab,” tegas Rakib. Minggu (23-8-2026).

Menurutnya, sejumlah temuan di lapangan perlu segera diklarifikasi oleh kontraktor maupun instansi teknis. Mulai dari dugaan metode pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, kualitas material yang dipertanyakan, hingga proses pelaksanaan yang dinilai terburu-buru.

Baca Juga:  Haswal Group Mulai Serap Tembakau Petani, Pembelian Perdana Resmi Bergulir

AWDI juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep agar tidak tinggal diam. Pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh sebelum proyek dibayar penuh, sehingga tidak menimbulkan kerugian keuangan daerah.

“Kami mengingatkan PPK, konsultan pengawas, dan dinas terkait agar benar-benar menjalankan fungsi pengawasan. Jangan sampai proyek miliaran rupiah ini baru beberapa bulan sudah mengalami kerusakan,” lanjutnya.

Selain itu, AWDI membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pembangunan dengan mendokumentasikan apabila menemukan dugaan penyimpangan di lapangan. Partisipasi publik dinilai penting demi memastikan setiap rupiah APBD benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.

Baca Juga:  Puskesmas Lenteng Jemput Bola, Warga Meddelan Antusias Ikuti Skrining TB Gratis untuk Deteksi Dini Penyakit Mematikan

Hingga berita ini diterbitkan, CV. Gudang Satu maupun pihak Dinas PUTR Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Detakkota.com masih berupaya memperoleh konfirmasi sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sejumlah Pembangunan KDMP di Sumenep Dikabarkan Diambil Alih Kodim 0827, Ada Apa dengan Kontraktor Awal?
Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara
Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai
Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi
Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?
Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan
Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:43 WIB

Sejumlah Pembangunan KDMP di Sumenep Dikabarkan Diambil Alih Kodim 0827, Ada Apa dengan Kontraktor Awal?

Senin, 7 September 2026 - 09:33 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara

Senin, 7 September 2026 - 01:02 WIB

Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai

Minggu, 6 September 2026 - 02:37 WIB

Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi

Sabtu, 5 September 2026 - 05:42 WIB

Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?

Update News

Opini

Hari Jadi-Jadian: Kolaborasi Atau Akal-Akalan Anggaran?

Selasa, 3 Nov 2026 - 05:05 WIB

Opini

BISMILLAH NGAUT

Senin, 2 Nov 2026 - 17:55 WIB