Pulau Kangean, “Surga” Motor Bodong di Sumenep? Polresta Sumenep Diminta Bongkar Jaringan

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

SUMENEP, detakkota.com – Pulau Kangean kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan maraknya peredaran sepeda motor tanpa dokumen resmi atau yang kerap disebut motor bodong. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: benarkah Kangean telah menjadi “surga” bagi kendaraan ilegal di Kabupaten Sumenep?.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tidak sedikit sepeda motor yang beroperasi di wilayah kepulauan kangean tanpa dilengkapi surat-surat sah, mulai dari STNK hingga BPKB. Sebagian kendaraan diduga berasal dari luar pulau dan masuk melalui jalur laut, sehingga menyulitkan proses pengawasan.

Baca Juga:  Usai Demo Gagal, Publik Pertanyakan Siapa Aktor di Balik Pencatutan Nama Tokoh Agama?

Warga mengaku fenomena tersebut sudah berlangsung cukup lama. Motor dengan harga jauh lebih murah dibanding harga pasaran disebut menjadi daya tarik utama, meski legalitasnya dipertanyakan.

“Disini banyak motor tanpa dilengkapi dokumen resmi, ini bukan lagi persoalan pelanggaran administrasi, tetapi bisa mengarah pada dugaan penadahan maupun jaringan kendaraan hasil kejahatan,” ujar warga Arjasa. Jumat (21-8-2026).

Menurutnya, Maraknya dugaan motor bodong di kangean dinilai berpotensi merugikan masyarakat. Selain rawan menjadi barang hasil curanmor, pemilik kendaraan juga berisiko kehilangan hak hukum karena kendaraan tanpa identitas yang jelas dapat disita ketika dilakukan penindakan.

Baca Juga:  Lomba Karaoke Dangdut HUT RI ke-81 di Sumenep Disorot, Peserta Pertanyakan Profesionalitas Juri

Dirinya mendesak Polres Sumenep bersama jajaran kepolisian sektor kepulauan untuk melakukan operasi terpadu, termasuk menelusuri jalur distribusi kendaraan yang masuk ke Pulau Kangean.

“Di Kangean itu ada dua Polsek, kalau memang Polresta Sumenep mau bekerja, ini bukan hal sulit untuk membongkar komplotan pedagang motor bodong ini,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai jumlah kendaraan yang diduga tidak memiliki dokumen sah di Pulau Kangean.

Baca Juga:  Dinkes P2KB Luncurkan Program CKG, Masyarakat Sumenep Diajak Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

Publik berharap aparat segera melakukan pendataan dan penegakan hukum, agar peredaran kendaraan ilegal tidak semakin meluas.

Catatan redaksi: Istilah motor bodong dalam rilis ini merujuk pada dugaan kendaraan yang tidak memiliki dokumen resmi atau legalitasnya dipertanyakan. Dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui penyelidikan dan penegakan hukum oleh aparat berwenang.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara
Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai
Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi
Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?
Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan
Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar
Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Lenteng Berpotensi Tidak Akurat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:33 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara

Senin, 7 September 2026 - 01:02 WIB

Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai

Minggu, 6 September 2026 - 02:37 WIB

Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi

Sabtu, 5 September 2026 - 05:42 WIB

Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?

Jumat, 4 September 2026 - 02:29 WIB

Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan

Update News

Foto: viral pamflet Big Bos DRT H. Udik

Uncategorized

Nama Big Bos DRT Mulai Mengemuka, Sinyal Menuju Pilkada Sumenep 2029?

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:02 WIB