Polda Jatim Berkali-kali Gagalkan Motor Bodong ke Kangean, Polresta Sumenep Bisa Apa?

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Polresta Sumenep

Foto: Polresta Sumenep

SUMENEP, detakkota.com – Polemik dugaan maraknya peredaran sepeda motor bodong di Pulau Kangean memasuki babak baru. Setelah berkali-kali Direktorat Polairud Polda Jawa Timur menggagalkan pengiriman sepeda motor tanpa dokumen melalui jalur laut menuju wilayah kepulauan Sumenep, publik kini mempertanyakan langkah konkret Polresta Sumenep dalam membongkar jaringan di balik bisnis ilegal tersebut.

Fakta penindakan menunjukkan bahwa jalur laut menuju Kangean bukan sekali dua kali dijadikan rute pengiriman kendaraan ilegal. Pada April 2025, Ditpolairud Polda Jatim mengamankan 24 unit sepeda motor tanpa dokumen resmi yang hendak diberangkatkan melalui KMP Dharma Bahari Sumekar III dari Pelabuhan Kalianget. Polisi menyebut pengungkapan itu bermula dari laporan masyarakat dan mengarah pada dugaan tindak pidana penggelapan kendaraan.

Baca Juga:  Website Desa Puluhan Juta di Sumenep Diduga Jadi Cangkang Kosong, Hanya Pajangan Tanpa Fungsi

Bahkan, beberapa tahun sebelumnya aparat Polda Jatim juga pernah menggagalkan pengiriman belasan motor bodong yang akan dikirim ke Pulau Kangean melalui jalur laut. Kasus serupa terus berulang dengan pola yang nyaris sama: kendaraan tanpa surat resmi, pengiriman melalui kapal penumpang, dan tujuan wilayah kepulauan.

Munculnya kasus berulang menimbulkan pertanyaan serius. Bila Polda Jatim berulang kali berhasil memutus pengiriman di pintu masuk, mengapa dugaan peredaran motor bodong di Kangean masih tetap menjadi isu yang terus mencuat?

Baca Juga:  Satlantas Polresta Sumenep Ingatkan Sopir Truk Garam Wajib Gunakan Terpal Penutup Muatan

Sejumlah kalangan menilai penindakan seharusnya tidak berhenti pada penyitaan kendaraan di pelabuhan. Aparat penegak hukum juga didorong menelusuri siapa pemesan, penadah, distributor, hingga pihak yang diduga menikmati keuntungan dari peredaran kendaraan ilegal di Pulau Kangean.

“Kami menduga ada aparat penegak hukum yang membackup bisnis haram ini,” ucap AN warga Kalianget. Sabtu (22-8-2026).

Masih kata AN, Pengawasan di Pelabuhan Kalianget maupun pelabuhan keberangkatan lain menuju Kangean dinilai menjadi titik krusial. Informasi masyarakat beberapa kali menjadi kunci terbongkarnya pengiriman motor ilegal, sehingga sinergi antara kepolisian, operator kapal, dan otoritas pelabuhan dianggap sangat penting untuk menutup ruang gerak jaringan tersebut.

Baca Juga:  Gerak Cepat, Pelaksana Proyek Pencabutan Kabel Telekomunikasi Perbaiki Lubang yang Menjadi Keluhan Warga

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu langkah tegas Polresta Sumenep: apakah hanya menjadi penonton ketika Polda Jatim berkali-kali menggagalkan pengiriman, atau benar-benar bergerak membongkar aktor utama di balik dugaan jaringan motor bodong yang disebut-sebut menjadikan Pulau Kangean sebagai pasar empuk.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara
Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai
Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi
Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?
Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan
Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar
Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Lenteng Berpotensi Tidak Akurat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:33 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara

Minggu, 6 September 2026 - 02:37 WIB

Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi

Sabtu, 5 September 2026 - 05:42 WIB

Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?

Jumat, 4 September 2026 - 02:29 WIB

Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan

Kamis, 3 September 2026 - 17:53 WIB

Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng

Update News

Foto: Fauzi as

Uncategorized

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:20 WIB