Siapa Menjual Nama Tokoh Agama? Dugaan ‘Tukar Rupiah’ di Balik Demo Gagal Mr. Ball Jadi Sorotan

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: pamflet seruan aksi persatuan pemuda dan tokoh agama yang akan melakukan demo di Mr. Ball

Foto: pamflet seruan aksi persatuan pemuda dan tokoh agama yang akan melakukan demo di Mr. Ball

SUMENEP, detakkota.com – Gagalnya aksi demonstrasi yang sebelumnya mengatasnamakan Persatuan Pemuda dan Tokoh Agama terus menyisakan tanda tanya. Bukan hanya karena aksi tersebut urung digelar, tetapi juga muncul dugaan bahwa nama tokoh agama sengaja dicatut untuk kepentingan tertentu yang disinyalir berkaitan dengan imbalan materi.

Di tengah masyarakat berkembang pertanyaan, siapa pihak yang sebenarnya berada di balik penyebaran selebaran aksi tersebut. Pasalnya, hingga aksi dinyatakan batal, tidak tampak adanya keterlibatan para tokoh agama sebagaimana yang disebut dalam pamflet yang beredar luas.

Sejumlah kalangan menilai, jika benar nama tokoh agama digunakan tanpa persetujuan atau hanya untuk membangun kesan seolah-olah mendapat dukungan ulama, maka tindakan tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan kepercayaan publik.

Baca Juga:  Haswal Group Mulai Serap Tembakau Petani, Pembelian Perdana Resmi Bergulir

Bahkan, beredar dugaan bahwa pencatutan tersebut tidak dilakukan secara cuma-cuma, melainkan disinyalir “ditukar rupiah”. Dugaan itu hingga kini belum terbukti dan memerlukan pembuktian melalui proses yang berwenang.

“Nama ulama bukan komoditas yang bisa dipakai untuk kepentingan sesaat. Kalau benar ada pihak yang menjual nama tokoh agama demi mendapatkan keuntungan, tentu ini sangat memprihatinkan,” ujar Kurniawan. Sabtu (8-8-2026). 

Menurut pengamat sosial, tokoh agama memiliki posisi yang dihormati masyarakat. Karena itu, pencantuman nama mereka dalam sebuah gerakan harus didasarkan pada persetujuan yang jelas, bukan sekadar untuk menarik simpati publik atau memberikan tekanan terhadap pihak tertentu.

Baca Juga:  Bagi Pecinta Melon, Yuk Kunjungi Wisata Petik Buah di Nurani Farm Lenteng

Peristiwa demo yang gagal tersebut, justru memunculkan dugaan baru mengenai adanya pihak-pihak yang diduga memanfaatkan kewibawaan tokoh agama sebagai alat untuk memperoleh keuntungan pribadi maupun kelompok.

Dugaan tersebut kini menjadi perbincangan di tengah masyarakat dan dinilai perlu ditelusuri, agar tidak menimbulkan fitnah berkepanjangan.

Baca Juga:  Di Balik Peci Ketum PBNU Baru: Gus Kikin Ternyata Pemilik  Bisnis Migas di Madura

Masyarakat pun mendesak agar aparat maupun pihak terkait mengusut siapa penyusun, penyebar, serta pihak yang bertanggung jawab atas pamflet aksi tersebut. Transparansi dinilai penting agar tidak ada lagi pihak yang dengan mudah mencatut nama tokoh agama demi kepentingan tertentu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara aksi terkait dugaan tersebut. Media ini juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut maupun merasa berkepentingan agar informasi yang tersaji tetap berimbang sesuai kaidah jurnalistik.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara
Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai
Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi
Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?
Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan
Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar
Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Lenteng Berpotensi Tidak Akurat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:33 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara

Senin, 7 September 2026 - 01:02 WIB

Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai

Minggu, 6 September 2026 - 02:37 WIB

Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi

Sabtu, 5 September 2026 - 05:42 WIB

Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?

Jumat, 4 September 2026 - 02:29 WIB

Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan

Update News

Foto: viral pamflet Big Bos DRT H. Udik

Uncategorized

Nama Big Bos DRT Mulai Mengemuka, Sinyal Menuju Pilkada Sumenep 2029?

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:02 WIB