Kontraktor Lama Diduga Kabur, Proyek KDMP Terpantau Lanjut? Dana Sisa Cair Lewat Siapa?

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

SUMENEP, detakkota.com – Polemik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah desa di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, kembali mengundang tanda tanya. Setelah sebelumnya muncul dugaan kontraktor lama meninggalkan pekerjaan, kini proyek tersebut disebut-sebut kembali terpantau berjalan.

Kondisi itu justru memunculkan pertanyaan baru di tengah masyarakat. Jika kontraktor yang sebelumnya menandatangani pekerjaan diduga sudah tidak melanjutkan proyek, lantas siapa yang kini mengerjakan?.

Bukan hanya soal pelaksana di lapangan, publik juga mempertanyakan mekanisme anggaran. Jika pekerjaan kembali berjalan, bagaimana dengan dana yang masih tersisa dan melalui siapa proses pencairannya dilakukan?.

Pertanyaan tersebut menjadi penting karena perubahan pelaksana, apabila memang terjadi, tentu membutuhkan kejelasan administrasi dan dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Diduga Terima Uang Jutaan Rupiah, Oknum Pegawai Bapenda Sumenep Coreng Bismillah Melayani

Masyarakat tidak ingin proyek hanya terlihat kembali dikerjakan secara fisik, tetapi status kontrak dan aliran anggarannya justru tidak jelas.

“Kalau kontraktor lama memang sudah tidak mengerjakan, siapa yang sekarang melanjutkan? Kalau ada pencairan dana berikutnya, dicairkan atas nama siapa?” ujar Zainal warga Lenteng. Kamis (13-8-2026).

Masih kata Zainal, munculnya aktivitas pekerjaan di lokasi tentu menjadi kabar baik apabila benar-benar menunjukkan adanya upaya penyelesaian proyek.

Namun, hal tersebut sekaligus menuntut transparansi dari pihak terkait. Publik berhak mengetahui apakah kontraktor lama masih secara resmi tercatat sebagai pelaksana atau telah terjadi pergantian pihak yang mengerjakan proyek.

“Jika memang terjadi pergantian, masyarakat juga perlu mengetahui mekanisme dan dasar keputusan tersebut. Apakah melalui perubahan kontrak, penghentian kontrak sebelumnya, penunjukan pelaksana baru, atau mekanisme lain sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Baca Juga:  Aktivitas Pencabutan Kabel Telkom di Sumenep Dikeluhkan Pengguna Jalan, Bekas Galian Ditutup Seadanya

Lanjut Zainal, persoalan semakin menarik ketika dikaitkan dengan anggaran yang belum terserap seluruhnya. Jika kontraktor lama tidak lagi melaksanakan pekerjaan, bagaimana posisi dana yang masih tersisa? Apakah tetap melekat pada kontrak sebelumnya, dikembalikan, atau dapat dicairkan untuk pelaksana yang melanjutkan pekerjaan.

“Begitu pula dengan pembayaran. Jangan sampai pekerjaan fisik telah berjalan, tetapi muncul pertanyaan mengenai dasar pembayaran dan pihak yang menerima dana,” ucapnya.

Dirinya meminta pihak berwenang yang dalam hal ini Dandim Sumenep menjelaskan mekanisme tersebut secara terbuka, agar tidak menimbulkan spekulasi.

Baca Juga:  Polda Jatim Bidik Proyek P3GAI di Sumenep, Alarm Keras Bagi Pelaksana

Sebab, transparansi bukan hanya diperlukan ketika proyek bermasalah, tetapi juga ketika proyek kembali berjalan setelah sebelumnya muncul dugaan persoalan dengan kontraktor.

“Kini pertanyaan yang muncul semakin sederhana: Kontraktor lama diduga kabur, proyek KDMP terpantau lanjut—siapa sebenarnya yang mengerjakan, siapa yang bertanggung jawab, dan dana sisa nantinya cair melalui siapa?, ini harus dijelaskan ke publik secara detail,” pintanya.

Hingga berita ini dinaikkan kembali, pihak terkait masih perlu memberikan penjelasan resmi mengenai status kontraktor, progres pekerjaan, mekanisme kelanjutan proyek, serta proses pencairan dana yang masih tersisa.

Redaksi detakkota.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi semua pihak yang disebutkan, sesuai prinsip keberimbangan pemberitaan.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Anak Sungai Desa Cangkreng Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan
Sejumlah SMA di Sumenep Terindikasi Jual Beli Seragam Berkedok Koperasi, Disdik Provinsi Jatim Diminta Turun Tangan
Lomba Karaoke Dangdut HUT RI ke-81 di Sumenep Disorot, Peserta Pertanyakan Profesionalitas Juri
Kontraktor Diduga ‘Kabur’, Proyek KDMP di Lenteng Dipertanyakan
Baru Diaspal, Rumput Sudah Subur: Ada Apa dengan Proyek Jalan Desa Babbalan?
Hallo Polresta, Debt Collector Berlagak Preman Marak di Sumenep
Tak Kalah Dari Pemkab Sumenep, Desa Pabian Gelar Berbagai Perlombaan Peringati HUT Kemerdekaan RI
Demo Gagal, Bau Permainan di Balik Layar Menguat: Aktivis Diduga Manfaatkan Oknum Mahasiswa

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Proyek Anak Sungai Desa Cangkreng Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Kontraktor Lama Diduga Kabur, Proyek KDMP Terpantau Lanjut? Dana Sisa Cair Lewat Siapa?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Sejumlah SMA di Sumenep Terindikasi Jual Beli Seragam Berkedok Koperasi, Disdik Provinsi Jatim Diminta Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:35 WIB

Lomba Karaoke Dangdut HUT RI ke-81 di Sumenep Disorot, Peserta Pertanyakan Profesionalitas Juri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Kontraktor Diduga ‘Kabur’, Proyek KDMP di Lenteng Dipertanyakan

Update News