SUMENEP, detakkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menggelar event budaya bertajuk Kerapan Sapi Tingkat Kabupaten. Ajang yang digelar di Lapangan Giling, Sumenep, pada Sabtu (10/10/26) itu diikuti oleh 48 pasang sapi pilihan.
Sebagai agenda budaya unggulan, kerapan sapi kali ini berhasil menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati arena sejak pagi hari. Mereka antusias menyaksikan langsung adu kecepatan sapi-sapi andalan dari berbagai penjuru kecamatan.
Bupati Sumenep yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruk Hanafi saat memberikan sambutan menegaskan bahwa, kerapan sapi tidak hanya sekadar perlombaan tradisi, melainkan juga menjadi sarana pelestarian budaya serta penggerak ekonomi masyarakat.
“Kerapan sapi adalah identitas dan kebanggaan masyarakat Madura, khususnya Sumenep. Kita harus terus menjaga kelestariannya,” ucap Faruk.
Faruk berharap, melalui seleksi tingkat kabupaten ini, sapi-sapi terbaik akan terseleksi untuk mewakili Sumenep di Piala Presiden 2026 yang akan kembali digelar di Bangkalan.
“Semoga seleksi tingkat kabupaten ini bisa berjalan lancar, aman dan damai. Siapapun yang juara nantinya adalah sapi terbaik yang akan mewakili Sumenep di tingkat piala presiden,” tuturnya.
Terakhir Faruk berjanji, untuk kejuaran piala presiden tahun 2027 pihak akan berjuang sekuat tenaga agar bisa dilaksanakan di Kabupaten Sumenep.
“Mohon doanya untuk tahun depan piala presiden bisa dilaksanakan di Sumenep,” pungkasnya.
Ditempat yang sama ketua Pakar Sakera Kabupaten Sumenep, Syafwan Wahyudi, menegaskan bahwa Seleksi ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana mendapatkan pasangan sapi terbaik yang benar-benar siap membawa nama Kabupaten Sumenep di ajang Piala Presiden . Karena itu, dirinya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
“Mari kita jadikan seleksi ini sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa kerapan sapi Sumenep mampu bersaing dan melahirkan pasangan-pasangan terbaik. Targetnya tentu kita ingin ada wakil Sumenep yang nantinya mampu berbicara banyak di Piala Presiden 2026,” tuturnya.
Penulis : Bam's
Editor : Udix









