Dari Disnaker ke Pertanian, Menanti Gebrakan Eko Kurnia Mediantoro di DKPP Sumenep

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ruang tunggu DKPP Sumenep

Foto: ruang tunggu DKPP Sumenep

SUMENEP, detakkota.com – Perubahan posisi di lingkungan birokrasi Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menarik perhatian. Eko Kurnia Mediantoro, SE, M.H., yang sebelumnya dipercaya sebagai Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumenep, kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Bidang Prasarana Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep.

Perpindahan dari sektor ketenagakerjaan menuju dunia pertanian tentu bukan sekadar pergantian meja kerja. Ada tantangan baru yang menanti, sekaligus ruang bagi Eko untuk membuktikan kapasitasnya dalam menjalankan amanah di bidang yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Bidang Prasarana Pertanian memiliki posisi penting dalam menunjang keberlangsungan sektor pertanian. Ketersediaan dan optimalisasi prasarana menjadi salah satu bagian yang tidak bisa dilepaskan dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung kesejahteraan petani.

Baca Juga:  Kemah HIMMAH ke-51 Jadi Sarana Ponpes Al-islamiyah Pakondang dan Yonif TP 931/KJ Tempa Disiplin Santri

“Di titik inilah sepak terjang Eko Kurnia Mediantoro menarik untuk ditunggu,” ucap salah satu ketua kelompok tani asal Lenteng. Senin (28-09-2026).

Pengalaman sebelumnya di Disnaker tentu memberikan bekal dalam hal koordinasi, pelayanan publik, administrasi pemerintahan maupun membangun komunikasi dengan berbagai pihak.

Namun, tantangan di bidang pertanian memiliki karakteristik tersendiri yang menuntut kemampuan membaca persoalan secara lebih dekat dengan kondisi masyarakat di lapangan.

“Pertanyaannya, gebrakan apa yang akan dilakukan Eko di DKPP Sumenep,” terangnya.

Pertanyaan tersebut menjadi menarik, mengingat sektor pertanian merupakan salah satu bagian penting dalam kehidupan ekonomi masyarakat Sumenep.

Persoalan prasarana pertanian tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut ketepatan program, pemerataan manfaat dan kemampuan pemerintah merespons kebutuhan petani.

Baca Juga:  Hari Kesaktian Pancasila, Dandim Sumenep Ingatkan: Persatuan Bukan Sekadar Seremonial

Apalagi karakteristik Kabupaten Sumenep yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan menghadirkan tantangan tersendiri. Kebijakan dan program yang diterapkan tentu membutuhkan koordinasi serta pemetaan kebutuhan yang tidak bisa disamaratakan.

Karena itu, jabatan baru Eko bukan tanpa tantangan. Justru dari tantangan tersebut publik dapat melihat bagaimana seorang pejabat mampu menerjemahkan amanah menjadi kerja konkret.

“Jika mampu menghadirkan inovasi, memperkuat koordinasi dan memastikan program prasarana pertanian berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, maka jabatan baru tersebut dapat menjadi ruang pembuktian atas kapasitas birokrasi yang dimilikinya,” tuturnya.

Sebaliknya, publik juga tentu akan melihat dan menilai bagaimana efektivitas program serta kinerja bidang yang kini dipimpinnya. Sebab, pergantian jabatan pada akhirnya bukan hanya soal siapa yang menduduki posisi, tetapi tentang apa yang dapat dikerjakan setelah amanah itu diberikan.

Baca Juga:  Jabatan Bergeser, Kompetensi Dipertanyakan: Mutasi Idham Halil Jadi Sorotan

Kini Eko Kurnia Mediantoro memasuki babak baru dalam perjalanan birokrasi. Dari persoalan penempatan dan perluasan kerja, beralih ke sektor prasarana pertanian.

“Kami yang sudah puluhan tahun yang berkecimpung di dunia pertanian  menanti langkah awal, inovasi, dan gebrakan apa yang akan dibawa Eko Kurnia Mediantoro di DKPP. Sebab jabatan boleh berganti, tetapi publik pada akhirnya akan menunggu satu hal yang sama: kerja nyata dan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kesaktian Pancasila, Dandim Sumenep Ingatkan: Persatuan Bukan Sekadar Seremonial
Jabatan Bergeser, Kompetensi Dipersoalkan: Sekda Sumenep Diminta Buka Data
Jabatan Bergeser, Kompetensi Dipertanyakan: Mutasi Idham Halil Jadi Sorotan
Kemah HIMMAH ke-51 Jadi Sarana Ponpes Al-islamiyah Pakondang dan Yonif TP 931/KJ Tempa Disiplin Santri

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Dandim Sumenep Ingatkan: Persatuan Bukan Sekadar Seremonial

Selasa, 29 September 2026 - 14:01 WIB

Jabatan Bergeser, Kompetensi Dipersoalkan: Sekda Sumenep Diminta Buka Data

Minggu, 20 September 2026 - 07:32 WIB

Jabatan Bergeser, Kompetensi Dipertanyakan: Mutasi Idham Halil Jadi Sorotan

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kemah HIMMAH ke-51 Jadi Sarana Ponpes Al-islamiyah Pakondang dan Yonif TP 931/KJ Tempa Disiplin Santri

Update News

Foto: Fauzi as

Opini

SURAT AI PADA PRESIDEN DAN MENHAN

Kamis, 1 Okt 2026 - 14:54 WIB