Demo Gagal, Bau Permainan di Balik Layar Menguat: Aktivis Diduga Manfaatkan Oknum Mahasiswa

- Redaksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: pamflet seruan aksi persatuan pemuda dan tokoh agama yang akan melakukan demo di Mr. Ball

Foto: pamflet seruan aksi persatuan pemuda dan tokoh agama yang akan melakukan demo di Mr. Ball

SUMENEP, detakkota.com – Gagalnya aksi demonstrasi yang sebelumnya mengatasnamakan Persatuan Pemuda dan Tokoh Agama di Kabupaten Sumenep yang mendesak penutupan usaha hiburan malam Mr. Ball tampaknya belum menjadi akhir dari persoalan.

Justru, kegagalan aksi tersebut kini membuka babak baru yang memunculkan pertanyaan mengenai siapa pihak yang sebenarnya berada di balik rencana aksi tersebut.

Sebelumnya, publik mempertanyakan dugaan pencatutan nama tokoh agama dalam pamflet aksi yang beredar. Bahkan, muncul dugaan bahwa penggunaan nama tokoh agama tersebut berkaitan dengan kepentingan tertentu dan isu “tukar rupiah”.

Baca Juga:  Pimpinan DPRD Sumenep Kecewa, Nilai Bupati Abaikan Surat Terkait Ketidakhadiran Kepala OPD

Namun, dugaan tersebut hingga kini belum terbukti dan masih membutuhkan penelusuran serta klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Saat ini muncul dugaan baru. Seorang yang selama ini mengaku sebagai aktivis disebut-sebut diduga berada di balik demo gagal dengan memanfaatkan sejumlah oknum mahasiswa untuk mendukung agenda aksi tersebut.

Baca Juga:  Puskesmas Lenteng Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Iman dan Semangat Pelayanan

Narasumber media ini menyebutkan, Munculnya dugaan aktivis yang menjadi dalang dari demo yang digembar-gemborkan namun gagal tersebut dirinya dengar saat berdiskusi bersama teman-temannya.

“Semua masih dugaan, namun saya sering mendengar bahwa orang yang mengaku aktivis ini sering terlibat dalam aksi demo di Kabupaten Sumenep,” ucapnya singkat. Minggu (9-8-2026). 

Hingga berita ini kembali diterbitkan, dugaan mengenai keterlibatan seorang yang mengaku aktivis dan pemanfaatan sejumlah mahasiswa tersebut masih memerlukan pembuktian.

Baca Juga:  Undangan Sekda Sumenep Diabaikan? Nobar Final Piala Dunia 2026 Sepi, Tak Tampak Satupun Kepala OPD

Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak yang merasa disebut atau dirugikan dalam pemberitaan.

Publik kini menunggu satu hal: siapa sebenarnya dalang di balik aksi yang gagal tersebut, dan apakah mahasiswa serta nama tokoh agama hanya dijadikan alat untuk kepentingan tertentu?

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara
Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai
Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi
Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?
Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan
Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar
Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Lenteng Berpotensi Tidak Akurat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:33 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara

Minggu, 6 September 2026 - 02:37 WIB

Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi

Sabtu, 5 September 2026 - 05:42 WIB

Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?

Jumat, 4 September 2026 - 02:29 WIB

Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan

Kamis, 3 September 2026 - 17:53 WIB

Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng

Update News

Foto: Fauzi as

Uncategorized

TEMPO BERJUDI DI MADURA

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:20 WIB