Kepatuhan LKPM Jadi Prioritas, DPMPTSP Sumenep Turun Lapangan Tingkatkan Kepercayaan Investor

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Heru Santoso, mengatakan masih terdapat pelaku usaha yang belum rutin menyampaikan LKPM. ©detakkota.com

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Heru Santoso, mengatakan masih terdapat pelaku usaha yang belum rutin menyampaikan LKPM. ©detakkota.com

Sumenep, DetakKota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, terus memperkuat fondasi iklim investasi yang sehat melalui peningkatan kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), pemerintah daerah memilih mengedepankan pendekatan edukatif dan pendampingan teknis agar setiap investor mampu memenuhi kewajiban pelaporan secara benar melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Baca Juga:  Diduga Layani Pembelian Solar Subsidi Pakai Jerigen, SPBU Gedungan Sumenep Disorot

Langkah tersebut dinilai strategis karena data LKPM menjadi salah satu instrumen penting dalam memetakan realisasi investasi, mengukur pertumbuhan dunia usaha, sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di Kabupaten Sumenep.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep, Heru Santoso, mengatakan masih terdapat pelaku usaha yang belum rutin menyampaikan LKPM. Namun, kondisi itu lebih banyak dipengaruhi kendala teknis dalam mengoperasikan sistem dibanding rendahnya kesadaran terhadap aturan.

Baca Juga:  Turnamen Bola Voli Kapolres Cup Disorot Warga, Kasi Humas Polres Sumenep: Penyelenggaranya PBVSI

“Kami lebih mengedepankan pembinaan daripada pemberian sanksi. Banyak pelaku usaha sebenarnya sudah memiliki izin, tetapi ketika harus kembali mengakses sistem untuk menyampaikan LKPM mereka mengalami kesulitan,” ujar Heru Santoso, Rabu (8/7/2026).

Baca Juga:  MPLS Ramah SMPN 1 Nonggunong, Sekolah Nyaman dan Bebas Perundungan

Untuk menjawab persoalan tersebut, DPMPTSP menghadirkan bimbingan teknis yang bersifat praktis. Para pelaku usaha diminta membawa perangkat laptop agar dapat langsung mempraktikkan proses pelaporan menggunakan akun OSS milik masing-masing.

Menurut Heru, metode pendampingan langsung dinilai jauh lebih efektif dibanding sekadar memberikan penjelasan mengenai regulasi.

Facebook Comments Box

Penulis : B. Suyitno

Editor : M Surahman

Sumber Berita: detakkota.com

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Wajib Tahu, Dua Persoalan Membelit Kapus Masalembu, PMT Dipersoalkan, Disiplin ASN Disorot
Diduga Layani Pembelian Solar Subsidi Pakai Jerigen, SPBU Gedungan Sumenep Disorot
Isi Bensin Gratis Bareng Bang Ali, Sekitar 400 Motor Padati SPBU Batuan
Bagi Pecinta Melon, Yuk Kunjungi Wisata Petik Buah di Nurani Farm Lenteng
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:07 WIB

Bupati Wajib Tahu, Dua Persoalan Membelit Kapus Masalembu, PMT Dipersoalkan, Disiplin ASN Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Diduga Layani Pembelian Solar Subsidi Pakai Jerigen, SPBU Gedungan Sumenep Disorot

Rabu, 30 September 2026 - 16:53 WIB

Isi Bensin Gratis Bareng Bang Ali, Sekitar 400 Motor Padati SPBU Batuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:28 WIB

Bagi Pecinta Melon, Yuk Kunjungi Wisata Petik Buah di Nurani Farm Lenteng

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:07 WIB

Kepatuhan LKPM Jadi Prioritas, DPMPTSP Sumenep Turun Lapangan Tingkatkan Kepercayaan Investor

Update News

Opini

Hari Jadi-Jadian: Kolaborasi Atau Akal-Akalan Anggaran?

Selasa, 3 Nov 2026 - 05:05 WIB

Opini

BISMILLAH NGAUT

Senin, 2 Nov 2026 - 17:55 WIB