Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: foto bersama Bupati Sumenep bersama pegawai Bappeda

Foto: foto bersama Bupati Sumenep bersama pegawai Bappeda

SUMENEP, detakkota.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Madura Culture Fest 2026. Stand Bappeda Sumenep sukses meraih Juara 1 setelah tampil dengan konsep yang memadukan identitas budaya dan semangat perencanaan pembangunan daerah.

Capaian tersebut menjadi hasil manis dari kerja kolektif seluruh jajaran Bappeda Sumenep. Sejak awal, stand yang mereka hadirkan tidak hanya dirancang sebagai tempat pameran, tetapi membawa konsep dan filosofi yang cukup kuat.

Mengangkat nuansa Keraton dan Pendopo Agung Songennep, Bappeda berupaya menghadirkan representasi sejarah dan identitas Sumenep ke tengah kemeriahan Madura Culture Fest 2026.

Konsep keraton dipilih sebagai simbol perjalanan dan kesinambungan sejarah Sumenep. Sementara pendopo menggambarkan ruang terbuka, tempat masyarakat berkumpul, menyampaikan aspirasi, bermusyawarah dan membangun kesepakatan bersama.

Baca Juga:  Undangan Sekda Sumenep Diabaikan? Nobar Final Piala Dunia 2026 Sepi, Tak Tampak Satupun Kepala OPD

Filosofi tersebut memiliki keterkaitan erat dengan tugas dan peran Bappeda dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Sebab, pembangunan idealnya tidak hanya disusun melalui pendekatan administratif, tetapi juga membutuhkan keterbukaan, dialog, serta partisipasi berbagai pihak.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran yang terlibat dalam mempersiapkan dan menyukseskan stand Bappeda selama pelaksanaan Madura Culture Fest 2026.

“Terima kasih semuanya. Tetap jaga kebersamaan, kekompakan, dan semangat pengabdian,” kata Arif, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, keberhasilan meraih Juara 1 merupakan buah dari kebersamaan dan kerja keras seluruh staf di lingkungan Bappeda Sumenep.

Baca Juga:  Madura Culture Fest #4 Diklaim Non-APBD, Mampukah EO dan Sponsor Biayai Seluruh Rangkaian?

Bagi Arif, sebuah pekerjaan tidak semata-mata bertujuan menyelesaikan tugas yang diberikan, tetapi harus memiliki nilai manfaat yang lebih luas.

“Bekerja bukan hanya tentang menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat dan keberkahan bagi sesama,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan Bappeda tidak lepas dari semangat kolektif yang terbangun sejak tahap persiapan hingga stand tersebut berdiri dan diisi dengan berbagai kegiatan selama festival berlangsung.

“Motivasi bersama seluruh staf, sehingga stand Bappeda terbangun, terselesaikan, dimeriahkan acara tiap harinya, berkat kerja keras, cerdas, kekompakan, kebersamaan dan semangat pengabdian,” pungkasnya.

Lebih dari sekadar pencapaian dalam sebuah perlombaan, penghargaan Juara 1 tersebut menjadi pengakuan terhadap kreativitas Bappeda dalam menghubungkan nilai budaya dengan gagasan pembangunan.

Baca Juga:  Aktivitas Pencabutan Kabel Telkom di Sumenep Dikeluhkan Pengguna Jalan, Bekas Galian Ditutup Seadanya

Di tengah beragam pertunjukan dan ekspresi budaya Madura yang hadir dalam festival, stand Bappeda Sumenep membawa pesan bahwa pembangunan tidak seharusnya tercerabut dari akar sejarah dan budaya masyarakatnya.

Budaya, dalam konteks tersebut, bukan hanya warisan yang dipertontonkan, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi dalam merancang masa depan daerah.

Juara 1 memang menjadi capaian yang terlihat di akhir kegiatan. Namun, di balik penghargaan tersebut terdapat proses panjang yang dibangun melalui kreativitas, kerja keras, kekompakan, kebersamaan, serta semangat pengabdian seluruh jajaran Bappeda Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi
Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?
Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar
Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Lenteng Berpotensi Tidak Akurat
SPBU Kosong, Bensin Eceran Melimpah: Ke Mana Larinya BBM Bersubsidi di Sumenep?
Melawan Tikus dengan Burung Hantu, Swadaya Petani Poreh Bersama BPP Lenteng Jaga Harapan Panen
BPP Kecamatan Lenteng Bersama Poktan El-Amin Poreh Bangun Rumah Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 02:37 WIB

Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi

Sabtu, 5 September 2026 - 05:42 WIB

Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?

Jumat, 4 September 2026 - 02:29 WIB

Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan

Kamis, 3 September 2026 - 17:53 WIB

Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng

Kamis, 3 September 2026 - 17:17 WIB

Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar

Update News