SUMENEP, detakkota.com – Aktivitas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan. SPBU tersebut diduga melayani pembelian solar subsidi menggunakan jerigen pada Jumat (30/10/2026).
Dugaan tersebut mencuat setelah narasumber mengirim vidio dokumentasi aktivitas pengisian BBM menggunakan jerigen di area SPBU Gedungan. Praktik tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai mekanisme penyaluran BBM bersubsidi yang semestinya tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Solar subsidi merupakan BBM yang mendapatkan dukungan pemerintah melalui anggaran negara. Karena itu, pendistribusiannya harus diawasi secara ketat agar benar-benar dinikmati masyarakat dan sektor yang berhak menerima subsidi.
Apabila dugaan penjualan solar subsidi menggunakan jerigen tersebut tidak memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku, maka patut menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang.
“Ini jelas bentuk penyalahgunaan BBM subsidi. Aparat kepolisian dan instansi terkait seperti BPH Migas dan Pertamina harus bertindak cepat agar tidak merugikan rakyat dan negara,” tegas AL, narasumber media ini.
Menurutnya, pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi tidak boleh hanya sebatas formalitas. Setiap dugaan penyimpangan harus ditelusuri secara transparan agar tidak menimbulkan kesan adanya pembiaran terhadap praktik yang berpotensi merugikan masyarakat.
Dirinya pun berharap aparat penegak hukum, BPH Migas, serta Pertamina segera melakukan penelusuran terhadap dugaan aktivitas tersebut. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah penyaluran solar subsidi di SPBU Gedungan telah sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU Gedungan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penjualan solar subsidi menggunakan jerigen tersebut.
Redaksi detakkota.com tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak pengelola SPBU Gedungan maupun instansi terkait guna memberikan penjelasan secara berimbang kepada publik.
Publik kini menunggu langkah konkret pihak berwenang, untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Penulis : Bam's
Editor : Udix









