Turnamen Voli Bluto Selesai, Bibit Atlet Muda Lokal Mulai Menunjukkan Potensi

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: foto bersama panitia kegiatan bersama tim yang juara.

Foto: foto bersama panitia kegiatan bersama tim yang juara.

SUMENEP, detakkota.com – Turnamen bola voli antarklub se-Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, resmi berakhir pada Minggu malam, 30 Agustus 2026.

Ajang yang dipusatkan di Lapangan Bongkar, Desa Karang Cempaka, ini tidak sekadar menjadi arena perebutan gelar juara. Turnamen tersebut juga menjadi ruang bagi para pemain muda dari berbagai desa di Kecamatan Bluto untuk menunjukkan kemampuan dan potensi mereka di lapangan.

Pada kategori putra, tim Warna Agung Aengdake berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Supra Muda Lobuk, disusul Bongkar Karang Cempaka di peringkat ketiga dan Bintang Muda Aengbaja Kenik di posisi keempat.

Baca Juga:  5 THM di Sumenep Jadi Sorotan, Kapolresta Sumenep Siap “Obrak-Abrik”

Sementara pada kategori putri, Ivora Bumbungan berhasil meraih gelar juara pertama. New Buser Bluto menempati posisi kedua, kemudian Bongkar Karang Cempaka di posisi ketiga dan Supra Muda Lobuk sebagai juara keempat.

Camat Bluto, Mohammad Fajar Hidayat, menilai kegiatan tersebut memiliki dampak positif yang cukup luas, terutama bagi generasi muda. Selain mempererat hubungan antarklub, turnamen menjadi sarana untuk kembali membangkitkan gairah olahraga bola voli di wilayah Kecamatan Bluto.

Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini penting untuk memberikan ruang positif bagi kalangan pemuda agar dapat menyalurkan energi dan kemampuan ke arah yang produktif.

“Selain mempererat kebersamaan dan silaturahmi antarklub, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk menghidupkan kembali olahraga voli di Bluto. Harapannya, pemuda mempunyai kegiatan yang positif dan tidak mudah terjerumus ke hal-hal negatif,” ujarnya.

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan, Syamsiadi, mengapresiasi seluruh klub yang telah ambil bagian dan menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.

Baca Juga:  Melawan Tikus dengan Burung Hantu, Swadaya Petani Poreh Bersama BPP Lenteng Jaga Harapan Panen

Ia menjelaskan, panitia sengaja menerapkan aturan yang tidak memperbolehkan penggunaan pemain dari luar daerah. Kebijakan tersebut diterapkan agar kemampuan dan potensi pemain lokal di masing-masing desa benar-benar dapat terlihat.

“Kami ingin memberi kesempatan kepada pemain-pemain lokal. Dengan begitu, potensi yang ada di setiap desa bisa muncul dan ke depan diharapkan dapat terus dibina,” katanya.

Syamsiadi juga memberikan bantuan bola kepada seluruh klub peserta sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga bola voli di Kecamatan Bluto. Sedangkan Camat Bluto menyerahkan trofi dan uang pembinaan kepada para tim yang berhasil meraih prestasi.

Baca Juga:  Madura Culture Fest #4 Diklaim Non-APBD, Mampukah EO dan Sponsor Biayai Seluruh Rangkaian?

Turnamen yang berlangsung selama perayaan HUT Kemerdekaan itu diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi langkah awal untuk memperkuat pembinaan atlet serta mencetak bibit-bibit pemain voli potensial dari Kecamatan Bluto.

Dengan munculnya berbagai potensi dari klub-klub lokal, Bluto kini memiliki modal untuk terus mengembangkan olahraga bola voli dan memberikan lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk meraih prestasi.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai
Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi
Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?
Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan
Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar
Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Lenteng Berpotensi Tidak Akurat
SPBU Kosong, Bensin Eceran Melimpah: Ke Mana Larinya BBM Bersubsidi di Sumenep?

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 01:02 WIB

Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai

Minggu, 6 September 2026 - 02:37 WIB

Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi

Sabtu, 5 September 2026 - 05:42 WIB

Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?

Kamis, 3 September 2026 - 17:53 WIB

Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng

Kamis, 3 September 2026 - 17:17 WIB

Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar

Update News