SUMENEP, detakkota.com – Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, mendapat alokasi delapan titik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3GAI).
Berdasarkan data yang diperoleh media ini, delapan titik proyek P3GAI tersebut tersebar di sejumlah desa, yakni Desa Banuaju Barat, Bilangan (dua titik), Dapenda, Jenangger, Legung Barat, Tamidung, dan Totosan.
Adapun kelompok penerima program meliputi HIPPA Gotong Royong Banuaju Barat, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Bhakti Bilangan, P3A Karang Rokem Bilangan, HIPPA Onlaon Dapenda, Perkumpulan HIPPA Tunas Buana Jenangger, P3A Tiga Bersaudara Legung Barat, HIPPA Sumber Subur Tamidung, serta P3A Totosan Bersinar.
Salah satu warga Batang-Batang menyebutkan, Program P3GAI merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperbaiki serta meningkatkan fungsi jaringan irigasi guna menunjang sektor pertanian dan ketahanan pangan. Karena menggunakan anggaran negara, setiap tahapan pekerjaan wajib mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pekerjaan.
“Program yang bertujuan meningkatkan jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian tersebut, diharapkan dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan,” ucapnya.
Dirinya berharap, seluruh pelaksanaan proyek benar-benar mengacu pada spesifikasi teknis dan RAB yang telah disusun. Mulai dari kualitas material, volume pekerjaan, hingga hasil akhir pembangunan harus sesuai dengan ketentuan agar manfaatnya dapat dirasakan petani dalam jangka panjang.
Selain itu, pengawasan dari instansi terkait, konsultan pendamping, hingga masyarakat dinilai sangat penting untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan selama proses pelaksanaan proyek.
“Jangan sampai proyek yang bertujuan membantu petani justru dikerjakan asal-asalan. Kualitas harus menjadi prioritas karena menyangkut kepentingan masyarakat luas,” tuturnya.
Dengan adanya delapan titik proyek P3GAI di Kecamatan Batang-Batang, masyarakat berharap pembangunan jaringan irigasi dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kecamatan Batang-Batang.
“Semoga dengan adanya proyek ini benar-benar bermanfaat bagi petani, bukan justru bermanfaat segelintir oknum,” pungkasnya.
Penulis : Bam's
Editor : Udix






