Kecamatan Batang-Batang Terima 8 Titik Proyek P3GAI, Pekerjaan Harus Sesuai RAB

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

SUMENEP, detakkota.com – Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, mendapat alokasi delapan titik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3GAI).

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, delapan titik proyek P3GAI tersebut tersebar di sejumlah desa, yakni Desa Banuaju Barat, Bilangan (dua titik), Dapenda, Jenangger, Legung Barat, Tamidung, dan Totosan.

Adapun kelompok penerima program meliputi HIPPA Gotong Royong Banuaju Barat, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Bhakti Bilangan, P3A Karang Rokem Bilangan, HIPPA Onlaon Dapenda, Perkumpulan HIPPA Tunas Buana Jenangger, P3A Tiga Bersaudara Legung Barat, HIPPA Sumber Subur Tamidung, serta P3A Totosan Bersinar.

Baca Juga:  Undangan Sekda Sumenep Diabaikan? Nobar Final Piala Dunia 2026 Sepi, Tak Tampak Satupun Kepala OPD

Salah satu warga Batang-Batang menyebutkan, Program P3GAI merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperbaiki serta meningkatkan fungsi jaringan irigasi guna menunjang sektor pertanian dan ketahanan pangan. Karena menggunakan anggaran negara, setiap tahapan pekerjaan wajib mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pekerjaan.

“Program yang bertujuan meningkatkan jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian tersebut, diharapkan dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan,” ucapnya.

Baca Juga:  Warga dan Pemdes Meddelan Ucapkan Terima Kasih kepada Nakes Puskesmas Lenteng atas Pemeriksaan TB Gratis

Dirinya berharap, seluruh pelaksanaan proyek benar-benar mengacu pada spesifikasi teknis dan RAB yang telah disusun. Mulai dari kualitas material, volume pekerjaan, hingga hasil akhir pembangunan harus sesuai dengan ketentuan agar manfaatnya dapat dirasakan petani dalam jangka panjang.

Selain itu, pengawasan dari instansi terkait, konsultan pendamping, hingga masyarakat dinilai sangat penting untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan selama proses pelaksanaan proyek.

Baca Juga:  Desa Matanair Terima Enam Proyek P3TGAI, Kualitas Pekerjaan Harus Sesuai Juknis

“Jangan sampai proyek yang bertujuan membantu petani justru dikerjakan asal-asalan. Kualitas harus menjadi prioritas karena menyangkut kepentingan masyarakat luas,” tuturnya.

Dengan adanya delapan titik proyek P3GAI di Kecamatan Batang-Batang, masyarakat berharap pembangunan jaringan irigasi dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kecamatan Batang-Batang.

“Semoga dengan adanya proyek ini benar-benar bermanfaat bagi petani, bukan justru bermanfaat segelintir oknum,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Anak Sungai Desa Cangkreng Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan
Kontraktor Lama Diduga Kabur, Proyek KDMP Terpantau Lanjut? Dana Sisa Cair Lewat Siapa?
Sejumlah SMA di Sumenep Terindikasi Jual Beli Seragam Berkedok Koperasi, Disdik Provinsi Jatim Diminta Turun Tangan
Lomba Karaoke Dangdut HUT RI ke-81 di Sumenep Disorot, Peserta Pertanyakan Profesionalitas Juri
Kontraktor Diduga ‘Kabur’, Proyek KDMP di Lenteng Dipertanyakan
Baru Diaspal, Rumput Sudah Subur: Ada Apa dengan Proyek Jalan Desa Babbalan?
Hallo Polresta, Debt Collector Berlagak Preman Marak di Sumenep
Tak Kalah Dari Pemkab Sumenep, Desa Pabian Gelar Berbagai Perlombaan Peringati HUT Kemerdekaan RI

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Proyek Anak Sungai Desa Cangkreng Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Kontraktor Lama Diduga Kabur, Proyek KDMP Terpantau Lanjut? Dana Sisa Cair Lewat Siapa?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Sejumlah SMA di Sumenep Terindikasi Jual Beli Seragam Berkedok Koperasi, Disdik Provinsi Jatim Diminta Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:35 WIB

Lomba Karaoke Dangdut HUT RI ke-81 di Sumenep Disorot, Peserta Pertanyakan Profesionalitas Juri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Kontraktor Diduga ‘Kabur’, Proyek KDMP di Lenteng Dipertanyakan

Update News