Sumenep, Detakkota.com – Program Skrining Sistematis Tuberkulosis (TB) yang dilaksanakan Puskesmas Lenteng mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga Desa Meddelan menyampaikan rasa terima kasih kepada tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Lenteng yang telah memberikan layanan pemeriksaan TB secara gratis.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini penyakit tuberkulosis agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Melalui layanan ini, masyarakat memperoleh pemeriksaan tanpa dipungut biaya sehingga semakin mudah mengakses pelayanan kesehatan.
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya skrining gratis tersebut. Selain mendapatkan pemeriksaan, mereka juga menerima edukasi mengenai gejala TB, cara penularan, pentingnya menjaga etika batuk, serta perlunya segera memeriksakan diri apabila mengalami batuk berkepanjangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan Puskesmas Lenteng yang sudah datang memberikan pemeriksaan TB gratis. Program seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini belum sempat memeriksakan kesehatannya,” ujar salah seorang warga Desa Meddelan.
Kepala Puskesmas Lenteng, drg. Dela Maulana Ansyari, M.Si..menyampaikan bahwa skrining sistematis TB merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat penemuan kasus tuberkulosis di masyarakat. Deteksi dini diharapkan mampu memutus rantai penularan sekaligus meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Puskesmas Lenteng juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan apabila mengalami batuk selama dua minggu atau lebih, disertai gejala seperti penurunan berat badan, demam, atau berkeringat pada malam hari. “Pemeriksaan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah penularan dan mempercepat proses penyembuhan,” ucapnya.
Melalui kegiatan skrining TB gratis ini, Dela berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini tuberkulosis terus meningkat sehingga target eliminasi TB dapat tercapai dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.






