Desa Matanair Terima Enam Proyek P3TGAI, Kualitas Pekerjaan Harus Sesuai Juknis

- Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

SUMENEP, detakkota.com – Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, menjadi salah satu desa yang memperoleh alokasi enam paket Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).

Empat paket proyek tersebut masing-masing diterima oleh, HIPPA Jaya Abadi, P3A Jaya Makmur, P3A Mata Air Suci serta P3A Putra Tanah Rajeh, Sumber Barokah Gunung dan Perkumpulan Petani Pemakai Air Permata Biru.

Proyek P3TGAI sendiri adalah Program padat karya, yang bertujuan meningkatkan fungsi jaringan irigasi, program tersebut diharapkan mampu mendukung produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

P3TGAI merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum yang berfokus pada peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi melalui pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:  Polda Jatim Bidik Proyek P3GAI di Sumenep, Alarm Keras Bagi Pelaksana

Dengan jumlah paket yang cukup besar, pelaksanaan pekerjaan di Desa Matanair menjadi perhatian berbagai pihak. Seluruh tahapan pembangunan diharapkan mengacu pada petunjuk teknis (juknis), mulai dari spesifikasi material, metode pelaksanaan, hingga volume pekerjaan yang telah ditetapkan.

Kepala Desa Matanair, Rasidi saat dikonfirmasi media ini membenarkan bahwa di desanya mendapat enam paket Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI).

Namun dirinya memastikan bahwa proyek tersebut bukan milik desa atau pribadinya, melainkan warga Desa Matanair.

Baca Juga:  Sejumlah SMA di Sumenep Terindikasi Jual Beli Seragam Berkedok Koperasi, Disdik Provinsi Jatim Diminta Turun Tangan

“Bukan lek, saya gak dapat. Itu warga saya semua,” jelas Rasidi singkat. Jumat (24-7-2026).

Sementara itu, salah satu masyarakat Desa Matanair berharap pelaksanaan proyek tersebut tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga mengedepankan mutu konstruksi agar saluran irigasi yang dibangun benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani.

“Program ini menggunakan anggaran negara sehingga kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas. Jangan sampai pekerjaan selesai secara administrasi, tetapi hasilnya tidak bertahan lama karena tidak sesuai spesifikasi,” ucapnya.

Selain kualitas fisik, transparansi juga dinilai menjadi faktor penting dalam pelaksanaan P3TGAI. Papan informasi kegiatan, keterbukaan penggunaan anggaran, serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan diharapkan dapat mencegah terjadinya penyimpangan.

Baca Juga:  Bagi Pecinta Melon, Yuk Kunjungi Wisata Petik Buah di Nurani Farm Lenteng

“Pengawasan dari tenaga pendamping harus benar-benar berfungsi, jangan hanya sekedar formalitas serta numpang dokumentasi pekerjaan, namun abai terhadap juknis,” pungkasnya.

Sementara itu, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Desa Matanair yang secara hukum bertanggung jawab terhadap pengawasan proyek tersebut belum bisa dimintai keterangannya, hak jawab dari yang bersangkutan maupun ketua kelompok penerima manfaat akan dimuat pada pemberitaan berikutnya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Anak Sungai Desa Cangkreng Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan
Kontraktor Lama Diduga Kabur, Proyek KDMP Terpantau Lanjut? Dana Sisa Cair Lewat Siapa?
Sejumlah SMA di Sumenep Terindikasi Jual Beli Seragam Berkedok Koperasi, Disdik Provinsi Jatim Diminta Turun Tangan
Lomba Karaoke Dangdut HUT RI ke-81 di Sumenep Disorot, Peserta Pertanyakan Profesionalitas Juri
Kontraktor Diduga ‘Kabur’, Proyek KDMP di Lenteng Dipertanyakan
Baru Diaspal, Rumput Sudah Subur: Ada Apa dengan Proyek Jalan Desa Babbalan?
Hallo Polresta, Debt Collector Berlagak Preman Marak di Sumenep
Tak Kalah Dari Pemkab Sumenep, Desa Pabian Gelar Berbagai Perlombaan Peringati HUT Kemerdekaan RI

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Proyek Anak Sungai Desa Cangkreng Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Kontraktor Lama Diduga Kabur, Proyek KDMP Terpantau Lanjut? Dana Sisa Cair Lewat Siapa?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Sejumlah SMA di Sumenep Terindikasi Jual Beli Seragam Berkedok Koperasi, Disdik Provinsi Jatim Diminta Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:35 WIB

Lomba Karaoke Dangdut HUT RI ke-81 di Sumenep Disorot, Peserta Pertanyakan Profesionalitas Juri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Kontraktor Diduga ‘Kabur’, Proyek KDMP di Lenteng Dipertanyakan

Update News