Sejumlah SMA di Sumenep Terindikasi Jual Beli Seragam Berkedok Koperasi, Disdik Provinsi Jatim Diminta Turun Tangan

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

SUMENEP, detakkota.com – Dugaan praktik jual beli seragam sekolah kembali menjadi sorotan di Kabupaten Sumenep. Sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) diduga melakukan penjualan seragam dan atribut kepada siswa dengan menggunakan koperasi sekolah sebagai wadah transaksi.

Praktik tersebut menjadi perhatian karena koperasi sekolah pada prinsipnya diharapkan menjadi sarana pendukung kesejahteraan warga sekolah, bukan menjadi celah untuk melakukan penjualan barang yang berpotensi membebani orang tua siswa.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, terdapat sejumlah sekolah yang diduga mengarahkan siswa baru untuk membeli seragam melalui koperasi sekolah. Harga dan jenis seragam yang harus dibeli juga dipertanyakan, terutama apabila siswa tidak diberikan pilihan untuk memperoleh seragam dari tempat lain.

Baca Juga:  Kontraktor Diduga ‘Kabur’, Proyek KDMP di Lenteng Dipertanyakan

“Kalau memang koperasi menyediakan seragam, seharusnya jelas apakah pembelian itu wajib atau tidak. Jangan sampai orang tua merasa tidak punya pilihan,” ujar salah seorang wali siswa yang mengaku anaknya bersekolah di salah satu SMA favorit. Kamis (13-8-2026).

Masih kata narasumber, persoalan tersebut semakin menjadi sorotan apabila terdapat selisih harga yang tidak transparan atau adanya kewajiban membeli paket seragam tertentu.

Baca Juga:  Dugaan Judi Sabung Ayam di Kalianget Aman, Polresta Sumenep Kecolongan?

“Bagaimana mekanisme penetapan harga, pengelolaan keuntungan, serta penggunaan hasil penjualan melalui koperasi sekolah tersebut? ini kan perlu keterbukaan,” tuturnya.

Selain itu, perlu dipastikan apakah seluruh transaksi benar-benar merupakan kegiatan koperasi yang sah dan transparan atau justru hanya menggunakan nama koperasi untuk melegitimasi praktik penjualan seragam di lingkungan sekolah.

“Kalau memang tidak ada aturan yang mewajibkan siswa membeli seragam dari sekolah, jangan sampai ada tekanan atau kewajiban terselubung. Semua harus transparan,” pintanya.

Baca Juga:  Gerak Cepat, Pelaksana Proyek Pencabutan Kabel Telekomunikasi Perbaiki Lubang yang Menjadi Keluhan Warga

Pihaknya berharap, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, khususnya melalui pengawas SMA di wilayah Sumenep untuk melakukan pemeriksaan terhadap sekolah-sekolah yang diduga menjalankan praktik tersebut.

“Pengawasan dinilai sangat penting, untuk memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan posisi sekolah untuk memaksakan pembelian seragam kepada siswa maupun orang tua,” pungkasnya.

Detakkota.com akan berupaya melakukan konfirmasi lanjutan terkait kebenaran informasi tersebut, sesuai data dan bukti dari wali murid yang masuk ke meja Redaksi.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara
Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai
Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi
Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?
Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan
Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar
Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Lenteng Berpotensi Tidak Akurat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:33 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara

Senin, 7 September 2026 - 01:02 WIB

Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai

Minggu, 6 September 2026 - 02:37 WIB

Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi

Sabtu, 5 September 2026 - 05:42 WIB

Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?

Jumat, 4 September 2026 - 02:29 WIB

Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan

Update News

Foto: viral pamflet Big Bos DRT H. Udik

Uncategorized

Nama Big Bos DRT Mulai Mengemuka, Sinyal Menuju Pilkada Sumenep 2029?

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:02 WIB