Kontraktor Diduga ‘Kabur’, Proyek KDMP di Lenteng Dipertanyakan

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

SUMENEP, detakkota.com – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah desa di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi sorotan. Kali ini, muncul dugaan bahwa kontraktor pelaksana proyek di beberapa titik KDMP diduga “kabur” dan tidak lagi terlihat di lokasi pekerjaan.

Informasi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai keberlanjutan pembangunan serta tanggung jawab pelaksana proyek. Apalagi, pembangunan KDMP merupakan bagian dari program prioritas pemerintah yang ditargetkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga:  Puskesmas Lenteng Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Iman dan Semangat Pelayanan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas pekerjaan di lokasi disebut tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dilokasi proyek hanya terlihat beberapa pekerja ditemani Bhabinsa setempat.

Usut punya usut, ternyata pihak kontraktor diduga meninggalkan pekerjaan alias kabur sebelum proyek dinyatakan selesai.

“Menurut saya ini fenomena baru, kaburnya kontraktor KDMP di Kecamatan Lenteng menjadi pertanyaan. Apakah kontraktor benar-benar meninggalkan pekerjaan, atau terdapat persoalan lain yang menyebabkan aktivitas proyek terhenti?,” ucap warga Lenteng kepada media ini. Rabu (12-8-2026).

Dirinya berharap, pihak-pihak terkait segera memberikan penjelasan secara terbuka. Jangan sampai proyek yang menggunakan anggaran negara tersebut justru menyisakan persoalan baru bagi pemerintah desa maupun masyarakat.

Baca Juga:  Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Lenteng Berpotensi Tidak Akurat

Kami mendesak agar pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut segera memberikan klarifikasi, termasuk mengenai status pekerjaan, progres pembangunan, kendala yang dihadapi, serta siapa yang bertanggung jawab apabila kontraktor benar-benar tidak lagi melanjutkan pekerjaan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Haswal Group Mulai Serap Tembakau Petani, Pembelian Perdana Resmi Bergulir

Hingga berita ini disusun, pihak kontraktor yang disebut dalam informasi tersebut belum memberikan klarifikasi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait lainnya sesuai prinsip keberimbangan dan asas praduga tak bersalah.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara
Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai
Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi
Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?
Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan
Desa Sendir Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Sejumlah Pemuda ‘Serbu’ Kecamatan Lenteng
Tak Mau Lagi Diam, Pemuda Desa Sendir Datangi Camat Lenteng, Berbagai Persoalan Dibongkar
Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Lenteng Berpotensi Tidak Akurat

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:33 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Lenteng Kembali Disorot, Giliran Daramista Bicara

Senin, 7 September 2026 - 01:02 WIB

Mimpi Sumenep Gelar Kerapan Sapi Piala Presiden Tidak Akan Pernah Tercapai

Minggu, 6 September 2026 - 02:37 WIB

Dari Desa Sendir, Alarm Akurasi Sensus Ekonomi Kecamatan Lenteng Berbunyi

Sabtu, 5 September 2026 - 05:42 WIB

Stiker Ditempel Tanpa Wawancara, Sensus Ekonomi 2026 di Desa Sendir Diduga Sekadar Formalitas?

Jumat, 4 September 2026 - 02:29 WIB

Stand Bappeda Sumenep Raih Juara 1 Madura Culture Fest 2026, Kolaborasikan Budaya dan Semangat Pembangunan

Update News

Foto: viral pamflet Big Bos DRT H. Udik

Uncategorized

Nama Big Bos DRT Mulai Mengemuka, Sinyal Menuju Pilkada Sumenep 2029?

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:02 WIB