Truk Koperasi Desa Merah Putih Disulap Jadi Angkutan Tembakau di Sumenep, Alih Fungsi?

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: truck KDMP kedapatan antre di gudang tembakau yang berlokasi di Desa Daramista

Foto: truck KDMP kedapatan antre di gudang tembakau yang berlokasi di Desa Daramista

SUMENEP, detakkota.com — Sebuah truk berlogo Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi sorotan karena kedapatan mengangkut tembakau di Kabupaten Sumenep. Dugaan alih fungsi kendaraan operasional koperasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pemanfaatan aset yang bersumber dari program pemerintah.

Berdasarkan pantauan media ini, truk dengan identitas KDMP tersebut terlihat membawa muatan tembakau dalam jumlah besar dan sedang antre menunggu giliran di gudang yang berlokasi di Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep.

Baca Juga:  Kontraktor Lama Diduga Kabur, Proyek KDMP Terpantau Lanjut? Dana Sisa Cair Lewat Siapa?

Kondisi tersebut memicu beragam tanggapan masyarakat yang mempertanyakan apakah penggunaan kendaraan tersebut telah sesuai dengan tujuan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

Zainal warga Desa Daramista menilai, kendaraan operasional koperasi semestinya diprioritaskan untuk menunjang kegiatan ekonomi anggota secara transparan dan berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan, bukan digunakan tanpa kejelasan status maupun dasar operasionalnya.

Baca Juga:  Aspal Sudah Digelar, Anggaran Masih Misteri: Ada Apa di Proyek Desa Babbalan?

“Kalau memang dipakai mengangkut tembakau, publik berhak mengetahui apakah itu bagian dari usaha resmi koperasi atau digunakan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya. Sabtu (22-8-2026).

Zainal menilai pengelola KDMP perlu memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Transparansi dinilai penting mengingat koperasi merupakan lembaga ekonomi yang mengelola kepentingan bersama.

Baca Juga:  Madura Culture Fest #4 Diklaim Non-APBD, Mampukah EO dan Sponsor Biayai Seluruh Rangkaian?

“Ini perlu ada penjelasan terbuka, jangan sampai menimbulkan stigma negatif dari masyarakat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Detakkota.com masih berupaya melakukan konfirmasi ke berbagai pihak, termasuk pemilik gudang tembakau.

Detakkota.com akan terus mengembangkan pemberitaan ini setelah memperoleh keterangan resmi dari pihak-pihak terkait.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madura Culture Fest #4 Diklaim Non-APBD, Mampukah EO dan Sponsor Biayai Seluruh Rangkaian?
Madura Culture Fest #4 Diklaim Non-APBD, Mampukah EO dan Sponsor Biayai Seluruh Rangkaian?
5 THM di Sumenep Jadi Sorotan, Kapolresta Sumenep Siap “Obrak-Abrik”
PBVSI Sumenep Bakal Terima Hibah APBD 2026, Publik Tunggu Transparansi Penggunaan
Ke Mana Mobil Dinas Ini Digunakan? Terlihat Terparkir dan Berdebu
Haswal Group Mulai Serap Tembakau Petani, Pembelian Perdana Resmi Bergulir
Website Desa Puluhan Juta di Sumenep Diduga Jadi Cangkang Kosong, Hanya Pajangan Tanpa Fungsi
Proyek Ugal-ugalan, Ketua AWDI Sumenep Warning CV. Gudang Satu

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:34 WIB

Madura Culture Fest #4 Diklaim Non-APBD, Mampukah EO dan Sponsor Biayai Seluruh Rangkaian?

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Madura Culture Fest #4 Diklaim Non-APBD, Mampukah EO dan Sponsor Biayai Seluruh Rangkaian?

Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:16 WIB

5 THM di Sumenep Jadi Sorotan, Kapolresta Sumenep Siap “Obrak-Abrik”

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:43 WIB

PBVSI Sumenep Bakal Terima Hibah APBD 2026, Publik Tunggu Transparansi Penggunaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Ke Mana Mobil Dinas Ini Digunakan? Terlihat Terparkir dan Berdebu

Update News