Siapa Menjual Nama Tokoh Agama? Dugaan ‘Tukar Rupiah’ di Balik Demo Gagal Mr. Ball Jadi Sorotan

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: pamflet seruan aksi persatuan pemuda dan tokoh agama yang akan melakukan demo di Mr. Ball

Foto: pamflet seruan aksi persatuan pemuda dan tokoh agama yang akan melakukan demo di Mr. Ball

SUMENEP, detakkota.com – Gagalnya aksi demonstrasi yang sebelumnya mengatasnamakan Persatuan Pemuda dan Tokoh Agama terus menyisakan tanda tanya. Bukan hanya karena aksi tersebut urung digelar, tetapi juga muncul dugaan bahwa nama tokoh agama sengaja dicatut untuk kepentingan tertentu yang disinyalir berkaitan dengan imbalan materi.

Di tengah masyarakat berkembang pertanyaan, siapa pihak yang sebenarnya berada di balik penyebaran selebaran aksi tersebut. Pasalnya, hingga aksi dinyatakan batal, tidak tampak adanya keterlibatan para tokoh agama sebagaimana yang disebut dalam pamflet yang beredar luas.

Sejumlah kalangan menilai, jika benar nama tokoh agama digunakan tanpa persetujuan atau hanya untuk membangun kesan seolah-olah mendapat dukungan ulama, maka tindakan tersebut merupakan bentuk penyalahgunaan kepercayaan publik.

Baca Juga:  Melon Premium Jenis Sweet Lavender Jadi Andalan Nurani Farm

Bahkan, beredar dugaan bahwa pencatutan tersebut tidak dilakukan secara cuma-cuma, melainkan disinyalir “ditukar rupiah”. Dugaan itu hingga kini belum terbukti dan memerlukan pembuktian melalui proses yang berwenang.

“Nama ulama bukan komoditas yang bisa dipakai untuk kepentingan sesaat. Kalau benar ada pihak yang menjual nama tokoh agama demi mendapatkan keuntungan, tentu ini sangat memprihatinkan,” ujar Kurniawan. Sabtu (8-8-2026). 

Menurut pengamat sosial, tokoh agama memiliki posisi yang dihormati masyarakat. Karena itu, pencantuman nama mereka dalam sebuah gerakan harus didasarkan pada persetujuan yang jelas, bukan sekadar untuk menarik simpati publik atau memberikan tekanan terhadap pihak tertentu.

Baca Juga:  Mobil Pengangkut Sampah DLH Sumenep Diduga Tak Layak Operasi, Nyaris Sebabkan Kecelakaan Warga

Peristiwa demo yang gagal tersebut, justru memunculkan dugaan baru mengenai adanya pihak-pihak yang diduga memanfaatkan kewibawaan tokoh agama sebagai alat untuk memperoleh keuntungan pribadi maupun kelompok.

Dugaan tersebut kini menjadi perbincangan di tengah masyarakat dan dinilai perlu ditelusuri, agar tidak menimbulkan fitnah berkepanjangan.

Baca Juga:  Kecamatan Batang-Batang Terima 8 Titik Proyek P3GAI, Pekerjaan Harus Sesuai RAB

Masyarakat pun mendesak agar aparat maupun pihak terkait mengusut siapa penyusun, penyebar, serta pihak yang bertanggung jawab atas pamflet aksi tersebut. Transparansi dinilai penting agar tidak ada lagi pihak yang dengan mudah mencatut nama tokoh agama demi kepentingan tertentu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara aksi terkait dugaan tersebut. Media ini juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut maupun merasa berkepentingan agar informasi yang tersaji tetap berimbang sesuai kaidah jurnalistik.

Facebook Comments Box

Penulis : Bam's

Editor : Udix

Follow WhatsApp Channel detakkota.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Anak Sungai Desa Cangkreng Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan
Kontraktor Lama Diduga Kabur, Proyek KDMP Terpantau Lanjut? Dana Sisa Cair Lewat Siapa?
Sejumlah SMA di Sumenep Terindikasi Jual Beli Seragam Berkedok Koperasi, Disdik Provinsi Jatim Diminta Turun Tangan
Lomba Karaoke Dangdut HUT RI ke-81 di Sumenep Disorot, Peserta Pertanyakan Profesionalitas Juri
Kontraktor Diduga ‘Kabur’, Proyek KDMP di Lenteng Dipertanyakan
Baru Diaspal, Rumput Sudah Subur: Ada Apa dengan Proyek Jalan Desa Babbalan?
Hallo Polresta, Debt Collector Berlagak Preman Marak di Sumenep
Tak Kalah Dari Pemkab Sumenep, Desa Pabian Gelar Berbagai Perlombaan Peringati HUT Kemerdekaan RI

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Proyek Anak Sungai Desa Cangkreng Disorot, Transparansi Anggaran Dipertanyakan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Kontraktor Lama Diduga Kabur, Proyek KDMP Terpantau Lanjut? Dana Sisa Cair Lewat Siapa?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:50 WIB

Sejumlah SMA di Sumenep Terindikasi Jual Beli Seragam Berkedok Koperasi, Disdik Provinsi Jatim Diminta Turun Tangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:35 WIB

Lomba Karaoke Dangdut HUT RI ke-81 di Sumenep Disorot, Peserta Pertanyakan Profesionalitas Juri

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Kontraktor Diduga ‘Kabur’, Proyek KDMP di Lenteng Dipertanyakan

Update News