SUMENEP, detakkota.com – Proyek pengaspalan jalan di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan warga. Selain mempertanyakan kualitas pekerjaan, masyarakat juga mengaku tidak mengetahui secara pasti sumber anggaran yang digunakan untuk proyek tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan ruas jalan lingkungan yang baru selesai dikerjakan. Namun sampai saat ini tidak terlihat papan informasi proyek yang memuat keterangan mengenai sumber dana, nilai anggaran, volume pekerjaan, maupun pelaksana kegiatan.
Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga menilai setiap proyek yang menggunakan anggaran negara maupun daerah semestinya dilengkapi papan informasi sebagai bentuk transparansi kepada publik.
“Kalau memang menggunakan uang negara, seharusnya masyarakat diberi tahu sumber dananya dari mana, berapa anggarannya, siapa pelaksananya, sehingga semuanya jelas,” ujar salah seorang warga berinisial H. Jumat (7-8-2026).
Menurut H, keterbukaan informasi merupakan bagian dari prinsip akuntabilitas dalam pelaksanaan pembangunan desa. Dengan adanya informasi yang jelas, masyarakat juga dapat ikut mengawasi agar pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Sekarang Desa Babbalan dijabat PJ, harusnya dia faham terkait aturan ini, jangan sampai masyarakat mempunyai fikiran yang macam-macam terkait kinerja PJ ini,” tuturnya.
Selain mempertanyakan sumber anggaran, warga berharap kualitas pengaspalan benar-benar diperhatikan agar jalan memiliki daya tahan yang baik dan tidak cepat mengalami kerusakan.
“Papan informasi proyek bukan sekadar pelengkap administrasi, melainkan bentuk tanggung jawab penyelenggara kegiatan kepada masyarakat. Transparansi dinilai penting untuk mencegah munculnya spekulasi maupun dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Babbalan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai asal sumber anggaran proyek tersebut.
Media ini telah berupaya melakukan konfirmasi agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang. Namun PJ Babbalan enggan memberikan klarifikasi, konfirmasi yang dikirim tidak direspon.
Penulis : Bam's
Editor : Udix






