SUMENEP, detakkota.com – Pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pantai U-17 Jawa Timur 2026 di Kabupaten Sumenep menyisakan ironi. Di balik suksesnya penyelenggaraan ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut, dukungan anggaran dari APBD Kabupaten Sumenep disebut hanya sebesar Rp2 juta.
Nilai tersebut dinilai sangat jauh dari kebutuhan riil penyelenggaraan. Salah satu Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumenep mengaku harus mengeluarkan dana sekitar Rp120 juta agar kejuaraan tetap dapat berlangsung hingga selesai.
“Saya tidak tau itu dana APBD atau bukan, yang jelas KONI Sumenep hanya nyumbang 2 Juta Rupiah, sisanya dari sponsor,” terangnya saat dikonfirmasi terkait anggaran yang digunakan Kejurprov volly pantai beberapa waktu lalu. Kamis (20-8-2026).
Menurutnya, anggaran sekitar Rp120 juta itu digunakan untuk menutup berbagai kebutuhan teknis selama pelaksanaan Kejurprov, mulai dari biaya penginapan panitia dan perangkat pertandingan yang datang dari luar daerah, konsumsi dan makan-minum panitia, hingga pengadaan piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan bagi atlet juara.
“Kegiatan ini membawa nama baik Sumenep sebagai tuan rumah Kejurprov. Namun beban pembiayaan justru lebih banyak ditanggung penyelenggara,” pungkasnya.
Minimnya suntikan dana APBD untuk kejuaran tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung penyelenggaraan olahraga prestasi. Apalagi, kegiatan tersebut turut mendatangkan atlet, ofisial, dan tamu dari berbagai kabupaten/kota yang juga berdampak pada sektor ekonomi lokal.
“Sungguh sangat ironi sekali, masak kejuaraan level provinsi hanya di support 2 juta, ini sangat memalukan,” ucap Rudy selaku pemerhati bola volly di Sumenep.
Dirinya berharap kondisi ini menjadi bahan evaluasi, sehingga ke depan penyelenggaraan event olahraga yang mengharumkan nama Sumenep memperoleh dukungan anggaran yang lebih proporsional dan tidak membebani organisasi cabang olahraga sebagai penyelenggara.
“Harus ada perubahan, semoga kedepannya semakin baik lagi,” pungkasnya.
Penulis : Bam's
Editor : Udix





