SUMENEP, detakkota.com – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, terus memperkuat upaya pencegahan stunting sejak dini, salah satunya melalui Gerakan ABCDE Cegah Stunting yang menyasar pasangan calon pengantin (catin).
Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Dinkes P2KB Sumenep pada Jumat (31/7/2026) itu diikuti puluhan pasangan calon pengantin dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep.
Kepala Dinkes P2KB menyebutkan, Melalui kegiatan tersebut, para peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya mempersiapkan kesehatan sebelum memasuki jenjang pernikahan dan kehamilan.
“Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mencetak generasi yang sehat, berkualitas, serta bebas dari risiko stunting,” ucap drg. Ellya Fardasah, M.Kes.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari sesi edukasi, penyuluhan, hingga komitmen bersama untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai bekal membangun keluarga.
Dinkes P2KB Sumenep menegaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya dilakukan saat ibu hamil atau anak telah lahir, melainkan harus dimulai sejak masa pra-nikah.
“Dengan kondisi kesehatan calon ayah dan ibu yang baik, peluang melahirkan generasi yang sehat akan semakin besar,” tuturnya.
drg. Ellya Fardasah, M.Kes juga menyebutkan, Program Gerakan ABCDE Cegah Stunting ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menekan angka stunting melalui pendekatan promotif dan preventif.
“Edukasi kepada pasangan calon pengantin diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi, pemeriksaan kesehatan, serta kesiapan fisik dan mental sebelum membangun rumah tangga,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Dinkes P2KB berharap setiap pasangan calon pengantin dapat menjadi pelopor keluarga sehat sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang bebas stunting.
Penulis : Bam's
Editor : Udix






